KELUAR !!! di pelajaran dkj

Januari 12, 2012

Dkj adalah pelajaran yang di bawakan oleh pak erwin. Sehabis istirahat, pak erwin masuk ke kelas dan memulai pelajaran. "Amir baca malware" pak erwin menyuruh amir untuk segera membaca buku catatannya. "Hah baca apaan pak" amir membolak-balikkan catatannya. "Malware mir".

"Aduh yang mana nih yahh, gus,gus minjem buku lu gus" amir menoleh ke belakang. Agus memberikan catatannya pada amir. "Amir ! Bukunya mana mir !" Tegur pak erwin. "Ng.ng ini pak !" Amir mengangkat catatannya. Di buku catatannya masih bersih tak ada coretan pulpen.
"kamu belum nulis mir ?" tanya pak erwin. "be.be.belum pak" amir cengengesan. "Yaudah mending kamu keluar mir" pak erwin menunjuk pintu kelas. "mir keluar mir" seru temen-temen kelas. "Aduh gimana nih" amir berbisik pada agus dan ocim yang ada dibelakangnya. "Udah mir lu keluar ajah" agus bersaran. Amir tertegun dan diem sebentar, merenungi nasibnya."mir kamu mau keluar atau saya yang keluar !" Pak erwin mengultimatum. Semua mata tertuju pada amir.

Keringat amir mulai bercucuran .

Temen-temen terus mengguyur amir dengan banyolan khas kelas. "Udahlah mir mending keluar ajah" agus menepuk-nepuk bahunya amir. Amir masih tertegun. Pak erwin masih menunggu langkah amir. Tiba-tiba "PAK , KATA AMIR MENDING BAPAKNYA AJAH YANG KELUAR" celetuk ocim. Temen-temen yang mendengar itu langsung kompak berseru "aaiiihhhhh" yang cewek menutup sebagian mulutnya, dan geleng kepala pelan-pelan, seraya tidak percaya.
"Kampret gue gak ngomong gitu" bantah amir, ocim cuma bisa cengengesan. "Bohong pak ! Saya gak ngomong begitu !" amir setengah berteriak.

"Mir bawa bukunya mir , catet di luar" kata pak erwin. "Eh gus minjem buku lu ya". Dengan meminjam bukunya agus, amirpun meninggalkan tempat duduknya. "Eh nanti agus nulisnya pake buku apa ?" Sambar ayu maulina yang melihat bukunya agus dipinjam amir. Dengan muka oon aguspun sadar "oiyaya nanti gue nulisnya gimana ? Pake buku apa ?" .
Masih setengah jalan, pak erwin langsung menyambar "mir ! Balikin bukunya agus !". "Yahh pak, kok ..." Amir kebingungan. "Udah mir balikin" kompak temen-temen berseru.

Amirpun mengembalikkan bukunya agus. Lalu dia bertanya pada pak erwin "terus gimana pak ?". "Pinjem sama anak kelas lain". "Hahahaahaa makan tuh" seru temen-temen. "Pak,pak,pak kok gitu sih" protes amir.

"KELUAR !!!".


Sambil membawa buku catatan dkjnya, amirpun beranjak keluar kelas. Sebelum sampai di pintu, amir melewati pak erwin, tepat di belakang pak erwin, amir melet-melet sambil matanya merem-merem.
gak tahu maksudnya apa, tapi itu cukup membuat temen-temen pada ngakak.

Gue sendiri lupa gak bawa buku dkj. Guepun langsung mengakalinya dengan berpura-pura menjadikan buku bimbel menjadi buku dkj. Genius.

"Oke, david, coba sekarang kamu baca apa itu malware" kali ini pak erwin menyuruh david menjelaskan apa itu malware. Si david membolak-balikkan bukuya sambil cengengesan. "Vid kamu gak nyatet juga ?" Pak erwin curiga. David menggelengkan kepalanya. Sambil menunjuk pintu kelas, pak erwin berteriak "KELUAR !!!".

Udah ada 2 temen gue dikeluarin dari kelas, gue juga was-was sih, sebisa mungkin gue mencoba tenang. Pak erwin diem sebentar, lalu kembali memilih siapa yang akan membacakan tentang malware. Pilihannya jatuh pada sabroni "Coba sabroni bacakan tentang malware". Sabroni cuma mesem-mesem. "Kamu gak bawa juga ? KELUAR !!!".

Gila ! Udah ada 3 anak yang di suruh keluar !. Gue tetap berusaha enjoy. Kemudian pak erwin menjatuhkan pilihannya pada hafis. "Fis malware apa fis ?" tanya pak erwin. Hafis mesem-mesem sambil ngebacot yang gak jelas. dan…. "KELUAR !!!".

Mantap, sekarang jadi ada 4 anak yang udah keluar. Pak erwin melihat kearah gue, matilah gue. "Coba pery baca, apa itu ip spoofing". selamet bukan gue !. pak erwin menjatuhkan pilihannya pada pery yang tepat duduk di belakang gue.
"Ip spoofing itu blablablablablabla..." Jelas pery. Anjrit, pery bisa. "Mana per coba liat" fadhil temen sebangku gue mengambil bukunya pery. "Eh dil apaan sih lu" pery merebut bukunya. Pak erwin curiga, lalu dia menghampiri tempat duduknya pery. "Coba liat bukunya" pinta pak erwin. Buku dkjnya pery dilihat oleh pak erwin. Isinya semua bener, gak ada yang salah.

kali ini pak erwin melihat bukunya fadhil "kamu belum nulis ya ?".
"Wuahh udah noh pak dikit lagi" bela fadhil.

"apaan tuh, KELUAR !!!".
"Ta.ta.tapi pak .." Protes fadhil.
"KELUAR !!!".

"Pak , pak , dia juga noh !" Fadhil nunjuk-nunjuk gue. Sialan fadhil.
"Coba salam bukunya liat" pinta pak erwin. Guepun memberikan buku gue.
"Apaan nih !!?" Ketus pak erwin.
"Itu pak buku saya ketinggalan" gue beralasan. 
"KELUAR !!!".

Yap, fadhil sukses menyeret gue ke lubang kesialan. Guepun di usir dari kelas. Di luar kelas gue dan fadhil ribut. "Eh bego lu kenapa bawa-bawa gue" semprot gue pada fadhil. Sambil ketawa kesetanan, padil bilang "jhahahahaa.. Mampusss, mang enak". nih anak emang sialan, tapi sesabar mungkin gue mencoba untuk tidak membunuh dia dengan cara mencekik lehernya pakek tali sepatu. bwhahahaha #emosibangetgue.

"Eh mending kesitu aja yuk" fadhil menunjuk sebrang depan perpustakaan. Gue dan fadhil kesana. Disana ada amir, david, sabroni, dan hafis.

Di depan perpus, kita ketawa-ketawa  ngeledekkin anak kelas lain yang sedang olahraga. Sekalipun ada cewek lewat depan kita, dia kita ledek-ledekkin.

Bel tanda berakhirnya pelajaran akhirnya berbunyi. Pak erwin terlihat sedang beres-beres, hendak meninggalkan kelas. "eh-eh pak erwin udah keluar tuh" gue memperingatkan pada yang lain. "Mana-mana.." Temen-temen langsung memantapkan pandangannya ke kelas kita di 12tkj1. Pak erwin menutup pintu dan menoleh kearah kita. "Mampus" kata hafis dengan nada pelan. pak erwin berjalan kearah kita.

Beberapa langkah lagi pak erwin sampai di depan kita. Kita langsung buru-buru sok-sok nulis gak jelas.
“mir mana mir ?” pak erwin memasang tampang serius. “ini pak” amir sibuk nulis-nulis. “buku siapa mir ?”. “bukunya godil”. pak erwin mendelik, melihat buku yang sedang di tulis amir, lalu beliau bilang “apaan nih !”. si amir cengengesan. si amir emang minjem bukunya godil(anak kelas sebelah) tapi sama dianya gak di tulis catatannya. sama seperti amir, yang lain juga di tanya-tanya.

pak erwin berlalu, merasa merdeka, kitapun lari-lari kegirangan menuju kelas.
di kelas sendiri tidak ada guru, kamipun foto-foto.
nih foto-fotonya :









3 komentar:

Terima kasih sudah berkunjung di www.salaminzaghi.com

Diberdayakan oleh Blogger.