Tampilkan postingan dengan label mimpi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mimpi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Februari 2017

Nyanyi Heavy Rotation + Bonus Foto bareng Shania JKT48

Terus terang aja, jadi postingan ini hanyalah mimpi belaka. Ya, walaupun ini cuma mimpi, gue turut menyesal karena ini gak nyata. Tapi menarik untuk disimak bagaimana gue bisa nyanti heavy rotation + dapet bonus foto bareng Shania JKT48. Jadi seperti ini mimpinya...

Situasinya gue lagi di sebuah perkampungan, dimana gue lagi nentengin map yang isinya lamaran kerja. Yap, gue baru lulus kuliah jadi gue lagi cari kerjaan. Gue bersama seorang teman yang gue lupa itu siapa, kita lagi duduk ngopi-ngopi manja di sebuah warung. Di samping warung ada sekolahan gitu, terus gue ngeliat ada guru lagi nyetrap/hukum muridnya. Si guru itu ternyata dosen gue di kampus! Dan bocah-bocah yang lagi dihukum sama pak guru adalah adek-adek kelas gue yang pernah revisi ke kelas mereka semasa kuliah.

 Gue ngeliatin mereka dibentak-bentak. Eh, bocah yang sebenarnya adek kelas gue itu ngeliat gue, terus dia nyapa gue "Kak Salam!". Gue yang awalnya ngeliatin mereka, langsung buang muka. Gara-gara tuh bocah manggil gue, si pak guru yang sebenarnya dosen gue jadi ngeliat ke gue terus manggil "Heh! kamu sini!".


Akhirnya gue bersama teman ngopi gue menghampiri guru tersebut.

"Ada apa ya, pak?" tanya temen gue.

"Sini kamu baris! Dasar kamu ini!" bentak pak guru sambil ngejewer kuping temen gue.

Kami akhirnya di jemur panas-panasan. Gue masih gak ngerti kenapa gue juga ikutan distrap. Sampai di fase ini gue belum lucid dream atau gue masih gak sadar kalo gue ini lagi mimpi. Jadi ikutin alur aja.

"Paaak, udah doong, panas nihhh." keluh cewek yang berada di paling ujung barisan.

"Iyaa pak, iyaaa udah doong." sambar yang lainnya.

"Yaudah, ayo sini ikut saya." kata pak guru. Kami dibawa ke dalam sekolah, tepatnya di dalam pagar.

"Sekarang kalian nyanyi satu-satu, abis itu kalian bebas dari hukuman ini." pak guru bersyarat.

"Hah!?! nyanyi, pak!?" kaget salah seorang dari kami.

akhirnya satu persatu dari kami nyanyi di depan, dimulai dari yang paling ujung, dan urutan terakhir adalah gue.

Gue bingung mau nyanyi apa, akhirnya karena gue ngefans sama Michael Jackson, gue memutuskan untuk nyanyi Heal the World. Pas gue lagi coba ngapal-ngapal lagunya, eh, ternyata dua urutan sebelah gue nyanyi Heal the World. Waduh! Itu lagu gue, woy!?

Gue langsung puter otak. Mikir, mikir, mikir... Fix. Gue bakal nyanyi Heavy Rotation-nya JKT48. Gilirian gue pun tiba.

I Want You~

I Need You~

I Love You~

Di dalam benakku 

Keras berbunyi irama musikku

Heavy Rotation~

JREEEENGGGG!!!!!~

Tiba-tiba ada suara gitar menggenjreng. Ternyata itu Rayen temen kerja gue dulu. Faks, ngapain dia disini bawa-bawa gitar!? Sampai fase ini, gue belum lucid dream. Mimpi memang suka memunculkan orang tak terduga. Di real life dia emang jago main gitar. Genjrengan gitarnya membuat gue semakin percaya diri.


Gue kembali bernyanyi sambil jingkrak-jingkrakan.


I Want You~

I Need You~

I Love You~

Di dalam benakku 

Rasa sayang yang terus menerus meluap

Heavy Rotation~



Semua tepuk tangan. Gue merasa ganteng. Gue merasa keren. Gue langsung speechless :')

Lalu ada 4 cewek keluar dari ruangan dan langsung menghampiri gue. Mereka adalah KINAL JKT48, YONA JKT48, MELODY JKT48, SHANIA MINYAK GORENG JKT48 :'))






Kejutan macam apa iniii!!!! 

Reaksi gue:


"Gilaaaa, lu nyanyi keren bangeet!!" kata Shania yang nyamperin terus langsung salaman sama gue. Kemudian yang lainnya ikutan. Nah, baru di fase ini gue sadar sepenuhnya dan bisa ngendaliin diri gue sendiri alias lucid dream mode on. Apalagi pas tangan Shania bersentuhan dengan tangan gue. Brrrrrr,,, oh.. God!

Shania kayak speechless gitu, terus gue tanya, "Kenapaaa?". Dia nangis beneran bray!

"Dia terharuh tau sama suara lu. dan, ini tepat ulang tahun dia yang ke 24." kata Melody sambil nenangin Shania. Kita berempat nenangin Shania yang udah nangis. "Eh, kalo gitu gue mau foto dong sama Shania, bolehkan??" ini kesempatan, bray!

"Eh, gak boleh!" cegah Yona.

"Iya gak boleh!" tambah Kinal.

"Yaaah." gue manyun, gilak ini kesempatan banget padahal. Gue jadi inget peraturan JOT (JKT48 OPERATIONAL TEAM) kalo member itu gak boleh foto sama orang lain apalagi cowok, itu bakal jadi skandal dan si member bisa dikeluarin dengan tidak hormat.

"Yaudahhh gak papa kalo kamu mau foto, tapi jangan kamu sebarin ya. Ini buat kamu pribadi aja." kata Melody, akhirnyaaaa.

"Eh, kak Mel, gak papa emang!?" tanya Kinal.

"Bahaya tauu!" tambah Yona.

"Udah gak papa, ini demi Shania juga." balas Melody.

"Yaudah mana sini handphone kamu?" pinta Melody.

Gue langsung ngubek-ngubek kantong. Siaaalll hape gue kemana lagi nih!?!!!!

"Yaudah deh pake hape aku aja, nanti aku kirim." Melody mengambil hapenya dan menyalakan kamera.

Gue dan Shania ambil posisi. And you know??? Shania ngerangkul gue dengan manjaaaaaa!!! Mukanya masih berair dan gue mengusap wajahnya supaya tidak basah. What!? MENGUSAP WAJAHNYA SUPAYA TIDAK BASAH!?!!!!



OHH... GOD!!

Shania tersenyum. Shania menempelkan pipinya ke pipi gue. DAN ITU TERASA HANGAT!!

KERASA BANGETT CUUYYY!!!!!!!!!!!!!!!



"Siap yaaaaaaaaa!!!" Melody memberi aba-aba.

"Satu... Dua... Ti....." hitung Melody.


BLAARRRRRR!!!!!!!!!!!



Gue diem sebentar.






Shania?..








 Shania?...








 SHANIAAAAAAAAAAAAAAA!???????!!???






Akhirnya gue terbangun dari mimpi indah :') Mimpi dimana gue bisa merasakan sentuhan dan kehangatannya :') Mimpi yang membuat gue menyesal karena ini bukanlah kenyataan :')









=======================================================
sedikit info: Setelah gue bertanya pada mbah google, ternyata umur Shania masih 18 tahun! Sedangkan di mimpi gue dia berumur 24 tahun. Apakah ini artinya kejadian di mimpi gue merupakan kejadian di masa depan? Apakah diumurnya yang ke 24 tahun nanti kita akan bertemu?? Wallahu a'lam.

Sabtu, 02 April 2016

Se-Lift sama Haruka JKT48 (ɔˆ ³(°△°!!)/

Apa yang akan lu lakukan kalo lu tiba-tiba se-lift sama idola lu??
a. minta foto
b. salaman
c. peluk
d. cium
e. semuanya lu lakukan

***

Nasib baik menyertai gue. Jadi begini ceritanya. Di suatu siang yang panas, yang membuat jemuran jadi cepat kering. Gue nemenin abang gue ke mall di bilangan Jakarta, untuk mencari sesuatu. Entah itu sesuatu seperti apa, gue juga gak peduli, jadi gue gak terlalu merhatiin. Yang ada dipikiran gue hari itu, yang penting gue bisa refresh dan ditraktir makan. Yuhuu!

Setelah muter-muter dari bawah sampai atas mall, abang gue tidak menumkan apa yang dia cari. Abang gue jadi sedih. Gue juga sedih, sebab kalo barang yang dia inginkan gak ketemu, gue terancam gak jadi ditraktir. "Pokoknya kalo gak ketemu, lu kagak gue traktir. Makanya lu cari sana, gih. Nanti kalo ketemu langsung kasih tau gue, biar kita bisa langsung makan." katanya.

Sialan. Gue ketipu. Gue pikir, gue ikut nemenin = makan. Kelar.

Hadehhh, gue jadi ikutan repot juga tuh. Akhirnya gue mencar sama abang gue. Pas mau misah, tiba-tiba abang gue narik baju gue dari belakang. "Apaan sih, bang!" gue noleh, kesel. "I..i.. itu tuh liattt." abang gue terbata. Dia melepaskan tangannya dari baju gue, kemudian tangannya pelan-pelan naik dan menunjuk kedepan. Gue memutar arah penglihatan gue ke arah yang ditunjuk abang gue. Dan...

JENG! JENG! JENG!

HUWAATTT!??!?!????!???

GUE MELIHAT SEORANG CEWEK SEDANG MENUNGGU LIFT SENDIRIAN DAN BADANNYA BOLONG!?!?? IYH CELEEMMM TAKUTTTT CEWEK ITU GAK ASING BANGET! GUE KENAL! DIA ITU ADALAH... HARUKAAAAA JKT48!!! AAAAA!!!!!!!!! Σ( ° △ °|||)

"Bang... itu kan Haruka, ya?" tanya gue sama abang, bisik-bisik. Gue masih terpelongo sama cewek baju item yang ada di depan lift.

"Iya itu Harukaaa!!!" abang gue meyakinkan, "Yaudah lu samperin sono! Ini kesempatan lu!"

"Eh, serius lu bang!? Ni gue samperin!??" gue masih ragu.

"Ett sono udah cepetan, lu minta foto bareng kek. Sono samperin!" abang dorong gue dan nendang pantat gue. Berkat tendangannya, gue jadi terdorong ke depan, dan gue hampir aja nabrak si mba-mba yang gue yakini adalah Haruka.

"Emm.. mba, Haruka ya?" tanya gue malu-malu. Dia sedikit kaget.

"Mhhh bukan!!" si mba, langsung membelakangi gue.

"Ahhh bener nihhh, mba Haruka kan!!!" gue mendelik sambil nunjuk-nunjuk mukanya.

"Ehh,, iya." akhirnya doi mengaku. "Sssttt... tapi kamu jangan kenceng-kenceng ya!" dia mengambil tangan gue kemudian menaruh jari telunjuknya tepat di depan bibirnya. Gue pun mengangguk. Dia mengeluarkan secarik kertas dan menunjukan kertas itu ke gue. "Kamu tau ini gak?" tanyanya. Wajah kami menjadi dekat. Fakkkkk!!!! Mukanya harum banget men. Gue hampir pingsan. Gue buru-buru mengeluarkan handphone dari saku, kemudian mengaktifkan kamera dan.. CEKREKKK!!!! Gue moto selfie sama dia.

Tau aksi bejat gue yang mau selfie sama dia (ini kayak aksi hina beneran ya, padahal gue cuma mo foto selfie bareng atau anak gahol bilang wefie ‾~‾“ ), Haruka langsung dorong gue. Emang aksi gue terbilang gak sopan, main foto aja. Btw, Ini lah yang berhasil kepotret:

Se-Lift sama Haruka JKT48, cerita gue bersama haruka, Apa yang akan lu lakukan kalo lu tiba-tiba se-lift sama idola lu?? nasib baik bertemu haruka jkt48, jkt48 bersama fans, cerita fans jkt48, wota jkt48, nemenin = makan, haruka jalan di mall, haruka bersama fans, haruka banyak fans di indonesia, kedekatan haruka jkt48 bersama fans, haruka betah di jakarta

Dia marah, tapi gue ngeliat dia malah ketawa. Walaupun sempet ngomel, dia tetep ramah. Ngomelnya sambil ketawa senyam-senyum gitu, siapa yang takut, malah lucu hihihi. Sumvahhh baik banget Haruka. Gak kayak cewek lain yang langsung teriak kenceng sambil gebukin pake tas "Anjing! Bangsat kamu ya! Sekutiri tolong! SEKUTIRIIII!!!!".

Gue minta maaf sama Haruka. Dia memaafkan gue dan bilang kalo dia gak boleh foto sama sembarang orang, apa lagi cowok yang tidak di kenal. Yaaa lu tau lah peraturan di JKT48 itu kayak apa. Huft.


Tiba-tiba....

"EH ITU KAN HARUKA JEKETI FORTIEIGHT!?"

"MASA SIH!?"

"IYA BENERAN!!!"

"SERIUSS LU!?"

"YAUDAH YUK KITA KESANA!"

"YUK! YUK!!" 

Dari belakang abang gue, ada orang-orang berbisik dan mereka curiga kalo yang bersama gue adalah Haruka JKT48. Mereka pun menghampiri kami. Dengan sigap abang gue langsung menghadang mereka. "Ehhh, ehhh, tunggu dulu, mau kemana??" tahan abang gue, dia merentangkan tangannya, mencoba menghadang orang-orang yang ingin menghampiri gue dan Haruka.

"Eh! Lu siapa!?" bentak salah seorang di antara mereka. "Minggir lu" Abang gue dibody. "Woi! Woi!" abang gue sudah tak bisa menahan mereka. Badannya terhempit-hempit oleh orang-orang yang langsung lari kearah gue dan Haruka.

Gue melihat abang gue menderita, tapi gue juga harus cepetan kabur nyelamatin Haruka. Gue terjebak dalam dua pilihan: Gue berlari ke belakang menyelamatkan abang gue, atau kabur menyelamatkan diri bersama Haruka? Sungguh pilihan yang sulit. Pintu lift terbuka. Gue langsung mengenggam tangan Haruka dan menariknya masuk ke dalam lift, kemudian memencet tombol paling atas, yaitu lantai 6 (kita ada di lantai 3).

"Itu teman kamu gak papa??" tanya Haruka sambil nunjuk abang gue yang mulai ribut sama orang-orang tadi.

Btw, liftnya pake kaca transparan, jadi keliatan.

"Gak papa, dia kuat kok."  jawab gue, senyum. Maafin gue bang, gue lebih milih Haruka dari pada lu.



Abang gue dikeroyok beneran. Dia jadi pusat rerumunan. Sekutiri berlari menghampiri keributan tersebut. Beberapa ada yang menyadari kemudian kabur. Abang gue digotong sama sekutiri. Beberapa sekutiri lainnya mengejar orang-orang yang udah mukulin abang gue. Sambil berlari, orang itu menunjuk ke arah gue dengan tatapan seperti macan melihat kancil. Sesamar terdengar orang itu berteriak "WOIII JANGAN KABUR LOOO!!!".

Haruka ketakutan melihat itu semua. Dia langsung meluk gue. Gue juga ketakutan, tapi gue gak mau melewatkan kesempatan ini. Gue hayati dalem-dalem kehangatan tubuh Haruka yang kini sedang menempel. Hmmm.. Harum. Gue elus-elus rambutnya sambil spik "Jangan takut, ada gue di sini". Pelukan Haruka makin erat seiring ketakutannya yang makin menjadi. Gue menjadi sesak, tapi enak. Dan... "ALLAHU AKBAR! ALLAHU AKBAR!!".  Suara apa itu! Gue melihat langit-langit lift. Pandangan gue mencari dimana sumber suara itu, apakah suara tersebut dihasilkan dari speaker? Tapi speakernya mana? Tiba-tiba pandangan gue kabur. Gue mencoba melihat Haruka. Haruka yang awalnya menunduk ketakutan, kini kepalanya mendongak sambil tersenyum dan tertawa kecil. Semuanya semakin gak jelas. Dan akhirnya gue sadar yang gue peluk itu adalah guling, dan suara itu adalah adzan subuh. Gue langsung lemas menyadari kenyataan ini. Gue langsung meraih handphone dan browsing, foto cantik Haruka. Kemudian hape itu gue cium.

Jumat, 04 Maret 2016

Pensi Sekolah Ngundang JKT48

Ngundang JKT48 ke acara pensi sekolah bukanlah hal yang mudah. Selain jadwal mereka yang padat atau sudah di booking duluan, biaya buat datengin mereka juga gak murah. Namun semua itu gak berlaku untuk sekolah gue, SMK Muhammadiyah 3 Tangsel. Gue baru dapet kabar ini dari dedek-dedek gue yang masih sekolah di sana. Mereka bahkan minta bantuan gue buat ikut dalam ke panitiaan.

Btw, gue bangga banget sama dedek-dedek gue yang udah berani ngundang JKT48 buat jadi guest stars acara pensi di sekolah. Iya. Berani. Karena ini acaranya terbuka untuk umum, dan lu tau sendiri kalo JKT48 tampil pasti ada.... Wota yang siap mengguncang dunia persilatan. Ternyata ada aja yang mewarisi hasrat ngidol gue sampe ngusulin di pensi kali ini ngundang JKT48. Hahaha.

Di kepanitiaan, gue masuk divisi ngurus-ngurus panggung (entahlah namanya apa), lebih tepatnya gue jadi yang ngatur sound musik (atau kerennya biasa disebut Sound Engineer). Selain gue jadi divisi ngurus-ngurus panggung, gue juga disuruh jadi mentor salah satu kelompok buat tampil lomba dance di pensi. Sumpah, padahal gue gak bisa ngedance. Entah apa pikiran guru gue nyuruh gue buat jadi mentor lomba joget ini.

Akhirnya gue ketemu sama bocah-bocah yang masuk kelompok dance yang jadi tanggung jawab gue. Kelompok gue terdiri dari tujuh orang, dan semuanya cowok. "Jadi kita mau dance apa ?" tanya gue pada mereka. "Terserah kakak aja, kami nurut sama kakak." jawab salah satu dari mereka yang bernama Jengset. Jangan tanya gue kenapa nama tuh bocah Jengset. Oke. Karena mereka semua mau nurut aja sama gue, akhirnya gue memilih dance... Heavy Rotation.

Sempat ada protes dan ada aksi bakar ban di sekolah, pas gue mengumumkan akan membawakan dance Heavy Rotation. Beberapa anak ada yang kaget dan gak setuju. Mereka menganggap gue sudah terlalu alay. Namun si Jengset berhasil menengahi anak-anak di kelompok, dan menuntun mereka buat setuju. Di sini gue melihat jiwa kepemimpinan ada pada si Jengset. Walaupun saat membujuk temannya dia berbisik "Udah ikut aja, kalo gak gue tampol lu pulangnya."

Singkat cerita, selama seminggu gue berhasil ngajarin mereka ninjutsu dance Heavy Rotation. Dan besoknya hari H, kami sudah siap untuk tampil.

Hari H. Lampu kerlap-kerlip menyelimuti area sekolah (btw, ini acaranya malem). Para penonton mulai berdatangan. Acara dibuka dengan sambutan dari kepala sekolah, setelah itu dilanjutkan oleh band pembuka acara pensi. Gue seneng banget, karena disini gue bisa ketemu lagi sama temen-temen seangkatan gue.

Setelah acara band-band-an, masuklah sesi lomba dance. Di Backstage atau belakang panggung, gue bilang ke mereka "Kita harus kompak dan lakukan yang terbaik." mereka semua mengangguk. Kami menyatukan tangan di tengah sambil teriak "OYYY!!" setelah itu kelompok gue dipanggil untuk maju ke depan. Gue kembali ke belakang panggung. Ngatur sound.

Pas mereka tampil, sama sekali gak ada kehebohan. Padahal gue mengharapkan para Wota yang hadir untuk berteriak "OYY! OYY! OYY!" eh, ini malah pada diem. Bahkan lightstick yang mereka pegang, langsung mereka matiin.

Senajis itukah adik-adik gue ini. Huhuhu. Sedih. (Tapi gue sendiri juga mau muntah, sih)

Bodoamatlah.

Kini masuk acara puncak, yaituuuu....

Pensi Sekolah Ngundang JKT48, wota, lautan wota, lautan lightstick, lautan lightstick wota, pensi jkt48, harga sewa jkt48, mahal sewa jkt48, harga ngundang jkt48, smk muhammadiyah 3 tangsel, jkt48 tangsel, wota overture jkt48, jkt48, wotalay, jkt48 live

JEKETIFORTIEIGHT! JEKETIFORTIEIGHT! JEKETIFORTIEIGHT! JEKETIFORTIEIGHT! JEKETIFORTIEIGHT! JEKETIFORTIEIGHT! JEKETIFORTIEIGHT!

Sorak para penonton dan kilauan cahaya lightstick menghiasi acara puncak pensi kita malam ini. Gue sebagai Sound Engineering, memutarkan Overture JKT48. Gue dikasih tau sama tim JKT48 kalo mereka akan membawakan lagu yang di medley. Para member JKT48 sudah masuk panggung. Salah satu kru dari JKT48 meminta gue untuk menyetel musik yang telah dipersiapkan dan... Crettt! Yang keluar malah suaranya Haruka yang lagi curhat. Penonton pada bingung, terus mereka pada ketawa. Sementara itu dibalik panggung, gue berantem sama tim JKT48.

"Mas gimana sih!" marah salah satu kru JKT48 pada gue.

"Itu tuh kata temen lu, gue langsung setel aja musik yang ini." balas gue sambil menunjuk kru JKT48 yang nyuruh gue tadi.

Ketegangan mereda, dan lagu JKT48 kembali normal. Gue memilih untuk keluar dari backstage, kemudian ke area penonton untuk menikmati acara yang sudah dikuasai oleh JKT48. "Eh, Salam ya?" Colek cewek yang ada disamping gue. "Eh, iya hehehe" Gue malu-malu, "Emang lu siapa ya? Gue lupa." Gue bener-bener lupa sama ni cewek. "Ini gue Bella." katanya. "OHH KAK BELLA!!" gue inget sekarang, jadi cewek ini adalah Kak Bella, senior gue di SMA. "Lam potoin gue dunk! Lu bawa kamera gak?", "Bawa nih." gue pun mengeluarkan handphone dan motoin kak Bella. Setelah motoin kak Bella, tiba-tiba ada yang nepuk gue. "Eh, lu salam ya!" tunjuk cewek itu di depan muka gue. Itu jarinya pengin banget gue gigit apa ya."Ape lu kak Amel!" kata gue. Kak Amel juga adalah senior gue di SMA.

Disaat gue lagi enjoy nonton JKT48, si Kak Amel malah curhat. Pas dia curhat, tanggapan gue cuma "Hmm..", "Iya" udah gitu aja. Dalem hati mahh "BODOAMAT TERSERAH LU AJA DAHH!!" Tiba-tiba pandangan gue kabur. Gue mulai mengucek mata. Terdengar suara kak Amel yang panik, bilang "Eh, Lam! Lu kenapa!? Lam? Lam?!? Lam!?!!! LAAAMMM!!!"... Dan gue pun terbangun dari tidur. Gue nengok kanan kiri, gak ada siapa-siapa. Gak ada Kak Amel, Kak Bella, maupun JKT48 yang lagi tampil di pensi. Gue bangun. Gue meraih botol yang ada di samping kasur, kemudian meminumnya. Gue mengambil laptop, menyalakannya, buka Mozilla, login ke blogger.com, lalu menuliskan apa yang barusan gue alami.

Sabtu, 12 Desember 2015

Edisi Ngerjain KP: #3 Dikejar Super Saiyan

*Sebelum membaca postingan ini, alangkah baiknya (bagi yang belum baca) membaca postingan sebelumnya:
Postingan ini adalah lanjutannya. So, Happy reading!

***

Kelompok gue sudah kembali tenang semenjak Bab 1 dan Bab 2 sudah di acc. Gue udah gak ngamuk-ngamuk lagi. Biji1 sepertinya gak mau pusing, jadinya dia ngasih kita duit buat ngerjain nih KP. Semenjak ultimatum gue waktu itu, Biji2 jadi lebih nurut, dia udah bisa gue kontrol, udah jinak deh pokoknya. Biji2 jadi lebih powerful semenjak Biji1 ngasih duit ke kita, "Lam, makan dulu yuk, laper nih gue," kata Biji1 di sela-sela mengerjakan KP. "Kayaknya kita tadi baru makan deh." heran gue. "Gue laper lagi Biksu." Biji2 mulai merapihkan berkas-berkas dan men-shutdown laptopnya. "Hmm, yaudah dah, istirahat dulu." Gue juga ikut men-shutdown laptop gue. "Eh, emang lu ada duit lagi?" tanya gue. "Kita pake duitnya Biji1" jawabnya, sambil mengeluarkan secarik biru rupiah dari Biji1. Gue nyengir. Biji2 nyengir. Kita pun pergi ke kantin.

"Makan apa nih, bingung gue," Biji2 garuk-garuk kepala.
"Yaelu, gimana sih, lu yang mo makan, lu juga yang repot, hadehh." Dodol juga nih Biji2.
"Yaudah mie ayam, batagor dahh." Gue gak mau ambil pusing.

Biji2 langsung memesan mie ayam dan batagor. "Waduh, KP, kalo mau dapet A, harus sebelum UTS ya, hmm," Biji2 memikirkan masa depan KP kami. "Ya kalo kita ngerjainnya serius mah, cepet." kata gue sambil menyerumput nutrisari rasa jeruk. "Wah iya betul tuh Biksu, kita harus serius." Biji2 mengeluarkan sebatang rokok dari bungkusnya yang barusan dia ambil dari saku celananya, kemudian dia menyalakan rokok tersebut.

"Tapi itu si Biji1 gimana yak, dia gak ngerjain apa-apa dong." Biji2 menghembuskan asap rokoknya. "Kan dia udah ngasih lu duit, jadi kerjaan dia lu yang kerjain." Gue mulai mengaduk mie ayam yang baru saja disajikan oleh abang mie ayam. "Hmm, iya ya, yang penting mah duitnya." Biji2 mematikan rokoknya dan mulai memakan mie ayam.

Setelah makan mie ayam kita kembali ke perpus untuk mengerjakan KP. Hari berikutnya kita gak ngerjain KP di perpus karena kampus lagi ada wisudaan. Malamnya gue WA sama Biji2, kita ngomongin mau ngerjain dimana. Kami sepakat mau ngerjain KP di FamilyMart atau gak di MOR Pamulang. Pokoknya tempat yang ada wifi. Kami janjian abis zuhur langsung berangkat, namun karena si Biji2 ini orang Indonesia banget, jadi dia ngaret datangnya.

Edisi Ngerjain KP: #3 Dikejar Super Saiyan, kerja praktek, unpam, kp unpam, wa biji2. ngeselin, chat lucu, chat whatsapp, chat lucu humor whatsapp, lucu banget, chatting lucu

Did you know? Langit Sasak dan langit tempat gue berada, Pamulang, itu masih nyatu (eh, emang nyatu kali, Lam?) dan jaraknya gak jauh-jauh banget. Gue berspefukasi, eh, berspekulafi, eh! BERSPEKULASI! Emm, ribet banget yak mo nyebut gitu doang lidah ampe keserimpet huhuhu. Gue berspekulasi ni anak kuda masih di rumah. Belum otw.

Gue menunggu.

meme later, meme one hour later, meme spongbob, spongbob one hour later, spongbob lucu, meme jam spongbob


ikan lucu, ikan di film spongbob, ikan jelek, meme ikan, ikan kartun, kartun ikan, fish spongbob
hmm, sudah kuduga
"Oy Biksu! Hehehehehe" Biji2 baru datang, cengengesan. "Jam berapa ini?" tanya gue, tenang, namun penuh amarah. "Hehehehe iya-iya sorryyyy!!!" Biji2 langsung ngerangkul gue. Dia tau cara meredamkan amarah seorang Biksu. "Yaudah masuk yuk!" Biji2 mengajak gue masuk ke dalam MOR Pamulang. "Penuh." kata gue. "Aaahh udah masuk dulu." Biji2 melangkah di depan, gue mengikutinya dari belakang. "Noh kan, apa kata gue, penuh. Gara-gara lu sih, ngaret!" Gue gebuk Biji2.

Akhirnya kita pindah tempat ke FamilyMart depan kampus. Disana kita ketemu teman sekelas kita, Renzo, Must, dan Renggo, mereka lagi ngopi-ngopi. "Biksu, Lu mo mesen apa?" tanya Biji2. "Bebas dah." kata gue, sambil menyalakan laptop. Biji2 ke bawah untuk memesan minuman.  Tidak lama kemudian Biji2 membawa segelas kopi dan sebotol cola. Gue meminum yang cola.

mahasiswa unpam, mahasiswa universitas pamulang, mahasiswa tukang bokep, mahasiswa lucu, mahasiswa heboh, mahasiswa tangerang selatan, mahasiswa terlucu, mahasiswa kocak, mahasiswa teknik informatika unpam, unpam it cyber, it cyber tangsel, familymart pamulang, famima pamulang
Biji2 si pencuri celana dalam
Hari itu gue ngerjain Bab 3 dan Biji2 ngerjain Bab 4. Hari berubah menjadi gelap. Lampu-lampu di jalanan mulai menyala. "Besok kita kerjain lagi." kata gue, beranjak dari tempat duduk. "Yaudah, jam berapa ni?" tanya Biji2. "Abis zuhur lagi aja." kata gue. "Oke bos!" Biji2 mencabut casan laptopnya dari stopkontak, kemudian menggulungnya. "Jangan ampe telat lagi lu!" ancam gue. "Iya Biksu!" Biji2 jadi gedek.

Besoknya....

meme menunggu, meme lucu, meme spongbob, meme kocak, meme two hours later, two hours later spongbob

kelucuan mahasiswa unpam, mahasiswa unpam unik, mahasiswa unpam whatsapp, chatting unpam, chatting kesal di whatsapp, chat whatsapp indonesia, unpam


Ternyata si Biji2 molor dari pagi gak bangun-bangun 
Setelah anak kuda ini bangun, Biji2 bales WA gue, dan kita berantem.

gokil mahasiswa unpam, prestasi unpam, mahasiswa universitas pamulang, rahasia whatsapp, chat lucu, chat gokil, chat marah

Dan gue pun balik ngerjain nih ketek iguana  Dia udah sampai kampus, gue udah boboan di rumah bwahahahaha 

Setelah kejadian ini, gue dan Biji2 saling tidak percaya kalo mau janjian.

chat absurd, chat gokil, chat unik, chat marah, chat kesal, chat mesum. chat unpam, perpustakaan unpam, perpus pamulang, perpus universitas pamulang, library unpam, perpustakaan tangsel, perpustakaan tangerang selatan

Setelah chat di atas, Biji2 datang, gue gak ninggalin dia lagi. Habis itu kita mengerjakan KP bersama-sama. Besoknya lagi, di kampus. Kepala gue merasa pusing, kayaknya gue terkena penyakit musiman deh. Gue jadi demam pilek-pilek. "Biji2, kayaknya gue pusing deh, gak enak badan." kata gue di parkiran, sambil memegangi kepala. "Yahh, elu Biksu, masa lu sakit sih." Biji2 kecewa tau gue sakit. "Ya, namanya juga sakit," muka gue udah pucet. "Yaudah, lu istirahat dulu dah." Biji2 akhirnya memaklumi. "Sorry nih, gue jadi gak enak sama lu." gue udah mulai lemes. "Yaelah, woles aja Biksu." kata Biji2.

Gue pun pulang, sedangkan Biji2 katanya mau ke perpus ngelanjutin KP. Gue gak tau dia beneran apa bohongin gue lagi, gue percaya aja dah. Lagi pula yang bisa gue andalkan di kelompok, ya cuma dia. Biji1? Gue sering berpas-pasan walaupun cuma sebentar sama dia, tapi dia gak ada omongan sama sekali, seperti nanya kek perkembangan KP gimana, udah sampai Bab berapa, ini enggak. Baginya udah ngasih duit, berarti gue nunggu kelarnya aja. Gitu.

Selama dua hari setelah gue sakit, sampai akhirnya weekend, gue kuat-kuatin masuk. Biji2 selalu tanya "Lam entar ngerjain KP gak?", dan gue selalu jawab "Gue masih gak enak badan,". Gue pun menaruh harapan yang besar pada Biji2 dalam tugas KP ini. Sepintas gue mengingat kembali cerita tentang Biji2 yang ngulang Pemrograman 1, yang nilai sekelompok ancur gara-gara orang yang di kelompok ngandelin dia. Semoga kelompok KP gue ini gak bernasib sama dengan kisahnya dahulu.

Disuatu malam, demam gue meninggi. Gue jadi gelisah, buat tidur aja susah banget. Akhirnya gue paksain merem, dan gue tidur. Dan... Gue bermimpi.

*sebelumnya Terima kasih untuk kalian yang udah baca tulisan gue sampai sini. Sekarang bagi yang merasa di bawah 17 tahun, sebaiknya kamu tinggalkan blog ini, close tab! close window mozilla/chrome mu! Shutdown komputer/laptop mu! Sebab setelah kalian membaca kalimat ini, kalian akan disuguhkan kisah yang mengerikan. Tidak cocok buat kalian yang belum mempunyai KTP. Bagi kalian yang sudah cukup umur atau merasa 17++, so, lanjut scroll ke bawah 



★º°˚˚☆ WELCOME TO MY DREAM ☆º°˚*★ 

Gue tinggal di sebuah kota yang bernama Tangselgakure, dan gue tinggal di distrik Pamulang. Cuaca siang itu yang awalnya cerah berubah menjadi gelap. Petir menyambar dimana-mana. Angin bertiup sangat kencang. "ada apa ini!" pikir gue di tengah jalan. Tiba-tiba petir besar menyambar 100 menter dari jarak gue berdiri. Ledakkannya sangat dahsyat. Gue sempat terpental 5 meter sampai akhirnya tubuh gue menabrak sebuah dinding, dinding itu retak saking dahsyatnya ledakan itu mementalkan tubuh gue.

Gue mencoba bangkit, gue berjalan menuju sumber ledakan dengan langkah yang tergopoh-gopoh. Dan gue sangat kaget apa yang gue lihat di sumber ledakan. Mereka adalah GOKU DAN BEJITA!!!


goku angry, goku angry gif, goku marah, goku brutal, goku berubah, goku jadi super saiyan, goku ngamuk, animasi goku


bejita ngamuk, bejita menggila, bejita berubah, bejita gif, bejita angry, bejita super saiyan, vegeta

Gue yang langsung tau mereka itu Goku dan Bejita langsung ngumpet di balik pohon. Goku dan Bejita dikelilingi warga yang penasaran. Seorang tokoh masyarakat mendekati mereka dan bertanya "Siapa kalian!?!?". "Saya adalah Goku KP. HYAAAA!!!!!" jawab Goku sambil mengeluarkan tenaga dalam. "Gue adalah Bejita MP! WHORAAAA!!!!" jawab Bejita yang juga sambil mengeluarkan tenaga dalam. "Katakan dimana Biji2 berada?" Goku bertanya pelan namun serius. Masyarakat ketakutan, mereka mulai mundur langkah demi langkah. "Siapa itu Biji2 ??" tanya si tokoh masyarakat. "Hmm, ternyata kamu tidak tahu ya." Kata Bejita sambil tersenyum sinis. Bejita menunjuk si tokoh masyarakat, dan dari ujung jari telunjuknya mulai mengeluarkan cahaya. Dan.... DUARRRRR!!!!!!!!!

bejita marah, bejita nembak, bejita nembak ki, vegeta attack, majin vegeta, majin bejita
Bejita menyerang si tokoh masyarakat
Si tokoh masyarakat tertembak oleh cahaya yang dikeluarkan. Masyarakat berlarian panik. "Bejita kenapa kamu melakukan itu!" bentak Goku pada Bejita. "Bacot lu Kakarot! Dia gak tau apa-apa tentang target kita!" balas Bejita. "Bejita!!!!" Goku berteriak. Bejita terbang, kabur. Dari atas langit Bejita meledakan rumah-rumah. Distrik Pamulang hancur lebur.

Gue masih bersembunyi di balik pohon. Gue mulai menganalisa keadaan. Siapa itu Goku KP dan siapa itu Bejita MP? Hmm. Sekitar lima belas menit gue berfikir akhirnya gue membuahkan satu kesimpulan. Jangan-jangan Goku KP ini adalah jelmaan yang berarti KP itu = Kerja Praktek. Dan Bejita MP itu berarti MP = Metode Penelitian. Aha!

Gue ingat di semester ini Biji2 ngulang mata kuliah MP, dan tugasnya itu dibikin makalah. Di semester kemarin nilai MP gue ancur, gue gak lulus, dan parahnya seangkatan semua gak ada yang lulus! Parah banget! Sekejam itu kah MP sampai berubah menjadi Bejita yang beringas!?!?!!

Ternyata ketika gue sakit kayak gini, gue memberikan semua beban KP ke Biji2, padahal dia juga pusing ngerjain MP. Biji2 gak pernah cerita apa-apa tentang separah apa dia ngulang matkul MP di semester ini, yang gue tau di semester ini dia cuma ngulang ngambil MP.

Jadi ternyata mereka berdua adalah jelmaan mata kuliah!

Gue harus menyelamatkan Biji2! Gue pun ke distrik Ciputat, tempat Biji2 tinggal. Bejita masih mengamuk di distrik Pamulang. Sementara itu Goku pergi ke pusat pemerintahan Tangselgakure. Polisi menjaga ketat kantor walikota Tangselgakure. "MAU APA KAU!!!" jerit polisi bersenjata lengkap. "Dimana Biji2?" tanya Goku, pelan. "SIAPA ITU BIJI2 ?" tanya seorang panglima polisi. "Sepertinya kalian tidak tahu ya, bailah." Goku tersenyum dan mengambil kuda-kuda. "KA... ME... HA..." Goku merapalkan mantera. "JANGAN-JANGAN ITU....." Seorang prajurit polisi ketakutan. "TEMBAKKK!!!" Panglima polisi memberi perintah. "HA.... ME.... HA!!!!!!!!!!!!!" Goku mengarahkan kedua tangannya kearah polisi. Para polisi menembaki Goku.

kamehameha, goku ki, goku berubah, goku menembak, goku berubah jadi super saiyan
Goku melancarkan Kamehameha
Ledakan mahadasyat terjadi. Pusat pemerintahan Tangselgakure hancur lebur. Gue sudah sampai di depan rumahnya Biji2. Orang-orang di sekitar rumah Biji2 sudah menghilang. Gue menendang pintu Biji2 hingga jebol sambil berteriak "WOII! BIJI2 DIMANA LU!!!!" Gue mendengar ada suara orang nonton tv di lantai 2. Gue pun kesana. Gue mendapati seseorang sedang nonton dvd. Dan gue kaget apa yang dia tonton. DIA NONTON BOKEP JAV! DISAAT GENTING KAYAK GINI DIA MALAH NONTON JAV!

"WOI BIJI2!!!" Gue menjerit. "DIAM!!!" Teriak Biji2 sambil mengangkat tangannya. Dari atas kepalanya gue melihat asap, Biji2 sedang merokok. Biji2 masih membelakangi gue, dan dia tetap menonton JAV. Sampai akhirnya DUARRR!!!!!!!

Gardu listrik distrik Ciputat meledak dan saat itu juga Ciputat langsung mati lampu. Ternyata itu ulah Bejita. BEJITA SUDAH SAMPAI CIPUTAT! Gue langsung ke arah beranda, apa yang gue lihat Ciputat sudah hancur lebur, api kebakaran dimana-mana. Sampai Akhirnya Bejita terbang kearah kami, sambil membawa seorang anak punk. Ternyata anak punk itu adalah teman nongkrongnya Biji2 di stasiun, dan dia yang memberitahu Bejita rumah Biji2.

Bejita melempar anak punk itu. Kemudian Bejita menyentuh jidadnya dan mulai berkonsentrasi. Bejita sedang berkomunikasi dengan Goku. Bejita memberi tahu kalau dia berhasil menemukan lokasi Biji2. Goku yang masih di pusat pemerintahan Tangselgakure, langsung menghilang menggunakan jurus telepati.

jurus menghilang, jurus menghilang goku, goku super saiyan menghilang, jurus teleport goku
Goku menghilang menggunakan jurus telepati
Tiba-tiba Goku muncul di samping Bejita. "WOYY BOCAH, DIMANA BIJI2!!!?" tanya Bejita sambil berteriak ke arah gue. Gue panik ketakutan, gue menoleh kebelakang, Biji2 berdiri masih di depan tv, dia seperti sedang mempersiapkan sesuatu. "OYY BIJI2!!" Gue memanggil Biji2 penuh kepanikan. "Maaf Kakarot, gue akan menghabisi bocah itu berserta Biji2." kata Bejita pada Goku. "LAKUKAN BEJITA!!!" Goku memberi komando. Bejita mengambil kuda-kuda. telapak tangan Bejita mengeluarkan cahaya. Dan....

bejita ngamuk, bejita marah, bejita menggila, bejita nembak, bejita kamehameha, vegeta


DUARRR!! DUARR!! DUARR!!!

animasi meledak, ledakan, kartun ledakan, ledakan gif, kebakaran gif, kebakaran, anime kebakaran

"Oy, Biksu lu gak papa?" Tiba-tiba gue mendengar suara Biji2. Perlahan mata gue terbuka. Gue sedang terbaring di tanah. Biji2 berdiri dengan kokohnya sambil menyalakan sebatang rokok. Gue menoleh kesamping, kita ada di jarak radius 300 meter dari rumahnya Biji2 yang hancur lebur. "KAKAROT MEREKA ADA DI SANA!" Bejita menunjuk ke arah kami. Goku langsung menoleh. Goku dan Bejita terbang, mereka bergegas ke arah kami sambil mempersiapkan jurus pamungkas mereka.

goku and vegeta, goku duel vegeta, goku run, vegeta run, kamehameha
Goku dan Bejita menuju ke arah kami

animasi smoker, smoking gif, smoking, smoke animation, anime rokok
Biji2 bersiap menghadapi mereka dengan gagah berani
Langkah mereka sangat cepat, Goku langsung mencengkram leher Biji2 hingga badannya terangkat keatas, sementara Bejita langsung menempelkan tangannya ke dada Biji2. Dari telapak tangannya Bejita kembali keluar cahaya yang sangat terang dan..........

DUARR!!!
DUARRR!!!
DUARRRR!!!!!!!!!!!!
DUARRRRRRRRRRRRRR!!!!!!!!!!!!!!

Gue pun terbangun dari mimpi. Badan gue penuh dengan keringat.

Minggu, 29 Juni 2014

TEMBAK

politik, politik 2014, pemilu 2014, gue jadi tim sukses, capres di pemilu 2014, capres, pak ben,


Seminggu yang lalu, gue pindah ke Bogor. Alasan gue tinggal di Bogor adalah, karena pekerjaan. Sekarang gue kerja sebagai timses (tim sukses) salah satu Capres di Pemilu 2014. Gue bisa kerja disini gara-gara gak sengaja pas makan di warteg, gue ngobrol sama orang dari timses Capres ini. Kita ngobol-ngobrol, eh kita nyambung, dia tertarik sama gue, akhirnya dia nembak gue dan kita jadian. Eh, gak gitu deng. "mas Salam, kamu pinter banget toh, kita satu visi, kamu mau gak ikut gabung di timses" ajaknya, sambil menyalakan sebatang rokok. "maaf mas, saya gak tertarik" tolak gue. Gue emang gak punya kertetarikan masuk dunia politik, apalagi sampe masuk jadi timses. Setelah selesai makan, gue membuka dompet "berapa Bu?". "semuanya jadi 15000 mas" kata si Ibu warteg. Pas ngeliat dompet, oh tidak isinya cuma tinggal seribu. Gimana nih. Gue panik.


Sabtu, 31 Mei 2014

The Battle of Theater JKT48 at fX Sudirman

Kali ini gue berkesempatan buat nonton konser JKT48 di Teaternya sendiri, yaitu di fX Sudirman, Jakarta. Gue nonton kesini sendirian, sebelumnya gue juga udah ngajak temen-temen gue buat nonton bareng, cumen karena kesibukan masing-masing akhirnya jadi pada gak bisa. Guenya juga udah jauh-jauh ngetapin tanggalan buat nonton nih konser.

Jumat, 23 Mei 2014

Bersama Haruka

kemarin gue bertemu dengan salah satu member JKT48, yaitu Haruka. kita sudah bersahabat cukup lama sebelum dia bergabung dengan JKT48. Haruka tinggal sendirian, dia juga gak punya teman, jadi sebagai sahabat gue selalu dateng kerumahnya, buat nemenin dia. kita sering melakukan kegiatan bersama-sama. seperti masak bareng, berkebun bareng, jalan bareng, bersepeda bareng, semuanya kita lakukan bersama - sama.